Suasana kekeluargaan dalam pelatihan perwasitan sepakbola Askab salatiga
Suasana kekeluargaan dalam Pelatihan perwasitan sepakbola Askab salatiga
Setelah sekian lama ditunggu para pemuda yang gemar dalam olahraga sepakbola jawatengah, ahirnya asprof Jateng mengadakan kembali pelatihan perwasitan yang dilaksanakan disalatig Pada tanggal4-8 mei di kabupaten Salatiga. Hal itu selaras dengan antusias peserta yang mendaftat kursus tersebut, peaerta mayoritas berasal dari seluruh penjuru jawa tengah, bahkan peserta ada yang berasal dari luar jawa.
Suasana kekeluargaan sudah mulai dari awal registrasi, yang mana para peserta sudah saling memperkenalkan diri, saling sapa, dan itu didukung dengan ploting penginapan yang diacak tidak disamakan setiap Askab. "hal itu dilakukan kleh panitia untuk menambah rasa persetuan kekompakan para peserta, tidak canggung untuk bertanya berbicara pada hal yang tidak diketahuinya dan bisa saling tukar infornasi baru tutur kata Mas Dona selaku panitia".
hal tersebut juga ditambah dengan dibuatnya grub paguyuban whatshap yang sengaja dibuat panitia untuk lebuh mempererat dan mudah dalam berkomunikasi, dan grub tersebut slalu ramai, tidak membedakan yang islam dan kristen saling menghormati dan saling suport dan memberi uvapan selamat seperti halnya saat menjelang puasa.
Hari pertama pelatihan semakin terasa dilihat dengan sorak sorai dari peserta lain yang bergantian memberikan dukungan semngat kepada peserta yang sedang melakukan tes fisik dengan metode fitnes tes yang dibagi menjadi 4 sesi.
Dari sekuan banyak peserta yang mendaftar, terdapat dua orang cewek yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. "rini mengatakan bahwa dia ingin belajar dan mengetahui setidaknya peraturan yang sebenarnya dan bisa membenahi wasit2 yang ada dan bisa menjadi wasit wanita pertama Indonesia yang akan menembus lefel FIFA. rini selalu mengabadikan setiap moment dan itu diikiti pose-pose manja dan mempesona dari peserta yang ikut.
Dan cewek satunya berasal dari Askab demak yang bernama Bibah, bibah slalu membuat tingkah konyol dan glagaknya yang slalu membuat tawa dari setiap peserta. " dia anak yang agresif, banyak tingkah dan slalu cari perhatian maknya dia dijuluki jin kecil dari pak Kamil salah satu peserta dari Askab rembang Tutur indra salah satu peserta dari Askab yang sama, mungkin jika tidak ada dia(bibah) suasana pelatihan akan sedikit dingin dan kurang berwarna. Menurut shobirin dia sedikit alay dan terkadang mengganggu dengan kata2 loe and gue dan juga sesikit capernya juga membuatnya tidak fokus dalam menerima materi dari apa yang dikatakan oleh pemateri.
Namun demikian para peserta slalu mberikan semangat dan arahan yang membuatnya sampai menangis karena mengira mengejeknya, dan itu menandakan bahwa dia serius dalam belajar. Dan bahkan dari nangisnya terswbut dan membuat suasana sedikit dingin ahirnya perlahan bibah mulai memahami gerak dan cara yang dilakukan oleh wasit saat dilapangan.
Hari terahir sangat mengundang rindu, para peserta saling melepaskan sedih duka, bahkan salahsatu peserta dari wonogiri sampai meneteskan airmata. Pak suprihatin selaku pemateri berpesan, rajinlah berlatih dan jangan berhenti sampai disini saja, saya akan merasa bergasil jika saya bertemu kalian saat pelatihan c2selanjutnya tutur kata pak suprihatin.
Tugas future
Mohammad nur shobirin



Komentar
Posting Komentar